Ada ga sih yang pernah nanya dalam hati, napa keyboard susunan keyboard tulisannya tuh qwerty dan bukannya abcde? Kayaknya mau nyusahin orang banget dengan tulisan yang abcde-nya kemana-mana. Apalagi buat orangtua ya, yang masih gaptek, susah buat mereka belajar lagi menghafal huruf-huruf di keyboard ini. Apalagi sekarang jaman gadget canggih, dimana-mana pake keyboard qwerty bukan lagi keyboard yang abc di angka 1, def di angka 2, dll (Paham kan ya yang saya maksud, heheheh).
Makanya gue coba cari-cari nih dan inilah dia jawabannya :
Keyboard di komputer itu mengikuti pola mesin tik. Keyboard pada mesin tik juga merupakan pola QWERTY. Kalau begitu, kenapa ada pola seperti ini?
Pembuat susunan keyboard ini adalah Christopher Latham Sholes. Dulu dia kan hidup di jaman yang belum ada teknologi seperti sekarang ya, jadi yang dia gunakan adalah mesin tik. Jadi, saat orang ngetik di mesin tik, kalau huruf-huruf yang dipakai berdekatan dan sering dipakai, maka akan nyangkut.
Bagi yang ga kenal mesin tik, gue jelasin konsepnya. Saat kita nekan tombol A misalnya, akan ada satu besi yang sudah berpola A akan menempel di kertas, yang di antaranya sudah ditempelin karbon untuk mencetak huruf A tersebut. Jadi, ketika tombol A ditekan, besi berpola A akan terangkat dan membentuk huruf A.
Namun, ketika kita sering menggunakan huruf yang jaraknya berdekatan, besi-besi bertuliskan huruf itu akan saling nyangkut dan ini tentunya memperlambat kerjaan.
Nah, si Sholes ini kemudian mengaturnya sedemikian rupa sehingga huruf-huruf yang jarang digunakan bergabung dengan huruf-huruf yang sering digunakan. Karena itulah dia kemudian membuatnya dalam bentuk QWERTY.
Sebenarnya, ada pola-pola lainnya yang juga dibuat sebelumnya, tapi karena masyarakat dunia sudah terbiasa dengan QWERTY, maka hal ini pun lama-lama menjadi hal umum. Maka dari itu, setelah ditemukan komputer pun, pola QWERTY ini masih dipakai.
sumber : berbagai sumber
Thursday, February 12, 2015
Wednesday, February 11, 2015
Ide Bisnis : EO Perantara yang Mungkin Dianggap Aneh
Oke, this is the newest idea in my mind.
Jadi gini ceritanya
Pagi itu gue lagi ngobrol-ngobrol sama bos gue. Secara gue dulu kan pernah megang marketing ya dan pengen banget tuh tahu celah-celah kenal dengan orang-orang inti yang bisa melancarkan tugas marketing gue. Sayangnya, yang gue gantikan sebelumnya, ga banyak ngasih tahu. Mungkin juga karena dia ga tahu banyak.
Nah, pas pagi itu cerita-cerita, ternyata perusahaan tempat gue kerja ini punya kenalan yang penting, yang sebelumnya kita udah masuk. Tapi saat gue megang dan juga sebelum gue, ya perjanjiannya hanya begitu-begitu aja, hanya di luar/ di kulit aja.
Kan aneh juga ya. Perusahaan yang sudah pernah bikin persetujuan dengan kita, bisa lepas begitu aja. Padahal dulu perjanjiannya itu sangat-sangat dekat. Jadi, perusahaan tempat aku bekerja ini akan memasarkan produknya lewat website, dimana saat itu dia belum ada tempat penjualan ataupun website sendiri.
Harusnya perjanjian ini meningkat semakin bagus, tapi nyatanya tidak. Nah, ini sayang banget.
Menurut bos gue sih, jadi ada orang marketing di sini sebelumnya, waktu itu gue belum masuk, dimana dia bisa ngelobi orang-orang dan pada akhirnya kita bisa bekerja sama seperti itu. Sayang banget kan kalau ilmunya ga dilanjutkan? Berapa banyak kerugian yang akan dihasilkan coba?
Untuk itulah, ide bisnis ini muncul di otak gue, tiba-tiba aja.
Btw, untuk bisa menjalankan bisnis ini, ada beberapa hal yang gue pikir perlu ada :
-Sudah ada sistem bagaimana beralih dari satu orang ke orang lain
-Sudah tahu gimana celah untuk orang yang baru
-Mengerti konsep marketing matang-matang
-Si pelanggan bersedia memberikan informasi (yang bukan berupa data tapi karakteristik si partner yang dia tuju) konkrit tentang keadaan marketing mereka saat ini
Ide bisnis ini sendiri butuh channel yang tepat. Kamu bisa menerapkannya jadi satu paket bersama ide bisnis EO yang tidak pernah terpikirkan sebelumnya. Bisa juga diterapkan jika kamu punya perusahaan analisis pola kepemimpinan suatu perusahaan.
Well, konsep yang ini memang perlu dipikirkan matang-matang karena gue sendiri baru kepikiran kulitnya. Mungkin dari antara kalian ada yang bisa kreatif dan melakukannya sebaik mungkin.
Tuesday, February 10, 2015
Ide Bisnis : Pentingnya Punya Binatang Peliharaan
Ide bisnis ini lahir dari pengalaman saya pribadi. Seringkali kesendirian itu mengasyikkan, saya bisa ngapain aja sesuka hati (yang positif ya maksudnya). Saya ga perlu 'bermuka dua' (meski itu bukan berarti saya bermuka dua ya). I just have fun with my self. Namun kadang saya membutuhkan teman.
Setelah dipikir-pikir, kan banyak orang yang bilang kalau anjing tuh teman terbaik manusia. Jadi, saya berpikir untuk mempunyai anjing. Masalahnya adalah begini :
-Gimana kalau saya mau jalan-jalan? (Secara saya suka banget sama jalan-jalan)
-Saya pulang malam terus, gimana bisa ngasih makan nih anjing ya, yang mungkin akan gue namain Boy sesuai nama anjing gue dulu hehehhe
-Biaya makannya cukup gede juga kan kalau ditotal-total. Kadang-kadang perawatannya bisa lebih mahal daripada gue sendiri. (Gue aja ke salon sebulan belum tentu sekali).
Nah, jadi gimana dong solusinya? Ya, pake ide bisnis yang gue pikirkan ini.
Dengan bisnis ini ada beberapa keuntungan yang bisa pelanggan dapatkan :
-Bisa sesuka hati dalam mengurus anjing tanpa si anjing merasa diterlantarkan
-Bisa ditemani anjing hanya pada saat-saat yang tepat
-Bisa menyesuaikan pengeluaran untuk sang anjing atau binatang peliharaan lainnya
-Bahkan bisa memutuskan, yang mana yang akan dijadikan kesayangan dan teman baik
Menurut kamu, ide bisnis ini apa ya?
Nah, saya akan jelaskan lebih lanjut
Di dalam menjalankan usaha ini, kita harus benar-benar memiliki jiwa penyayang terhadap binatang, binatang apapun itu. Mungkin kamu bisa mulai dengan anjing, terus lama-kelamaan ke binatang yang lain. Tapi bisa juga kamu tetap fokus pada satu binatang saja.
Kamu bisa menyesuaikan sendiri harganya, selama itu tentu aja masuk akal. Yang penting ya, kamu harus punya chanel orang-orang penyayang anjing dan ingin punya peliharaan.
Masih belum tahu ide bisnis ini apa? Coba deh kamu pikirkan baik-baik, siapa tahu ide bisnis ini bisa kamu kembangkan lebih lagi dan jadi hebat di tangan kamu....
Btw, kalau kamu pikir bahwa usaha yang dimaksud adalah toko hewan, kamu salah besar. Ya, bisa jadi sih usaha toko hewan dijadikan salah satu bagian tapi bukan itu yang dimaksud. Yang pasti, memang usaha ini tentang binatang peliharaan. Selamat mencoba
Monday, February 9, 2015
Ide Bisnis : Yang Dinilai Rendahan Jika Dikerjakan Profesional Akan Besar Dampaknya
Saya seringkali punya banyak ide yang ingin saya kerjakan. Ide-ide itu hanya pernah mampir di otak saya saja, artinya belum pernah saya coba. Tapi terus terang, sangat rugi rasanya kalau dikubur begitu saja. Karena itu, saya memutuskan untuk menuliskan ide ini di blog saya ini. Siapa tahu Anda yang membacanya, bisa mengembangkannya menjadi suatu ide yang brilian dan bisa diaplikasikan.
Bagi saya, ide-ide ini unik karena kebanyakan menjawab permasalahan orang yang tidak disadari oleh mereka. Tentu yang namanya ide, ada yang bisa didaur ulang, ada yang bisa diperbaharui. Seperti yang dikatakan Pengkhotbah, "Tidak ada sesuatu yang baru di muka bumi ini" Tapi asalkan kita penuh kreatif, saya yakin kita bisa melakukannya secara luar biasa.
Ide bisnis yang satu ini datang menghampiri saya ketika banyak orang yang mengeluh sewaktu hari raya besar agama terjadi. Biasanya apa sih yang terjadi saat itu?
-Banyak yang pulang kampung, terutama para asisten rumah tangga aka PRT
-Kota-kota besar jadi lengang
-Barang-barang pokok meningkat
-Kesibukan yang luar biasa bagi yang merayakan Hari Raya
-dan lain sebagainya
Nah, saat itu berkat yang paling enak tuh adalah TIDAK ADA MACET. Di lain sisi, ada masalah besar. Pertanyaan yang selalu muncul adalah "Apakah benar PRT gue akan pulang? Atau dia malah pindah ke 'lain hati'?"
Ternyata mereka tuh dibutuhkan banget ya. Sampe pada akhirnya mereka ga pulang lagi setelah hari raya, perasaan panik pun melanda. Cuapekkk juga lho jadi PRT ternyata. Nah, waktu mulai nyari lagi pasti butuh waktu dan bikin stres.
Pertanyaan saya adalah : Napa ga jawab pertanyaan mereka yang lagi stres dan butuh banget bantuan ini. Yang lebih penting lagi, kita harus profesional dong. Karena itu, untuk melakukan ide bisnis yang satu ini, memang ga diperlukan modal banyak tapi tuntutannya banyak.
Ini beberapa yang harus disiapkan :
-Training
-Cari orang
-Lisensi terpercaya
-Tahu market place
-Siapin satu tempat khusus
Btw, ada juga hal-hal yang perlu diperhatikan saat ingin menjalankan ide bisnis yang satu ini
-Resiko orang yang kita terima ternyata 'negatif' seperti melarikan diri, mencuri, dan lain sebagainya
-Resiko udah ditraining eh malah kabur
-Resiko dicomplain
Kalau kalian punya hati di bagian pelayanan yang excellent ini, maka cobalah lakukan. Kalau kita bisa menjawab kebutuhan orang-orang yang mencari ini, bisa jadi lho kita jadi berkat juga buat orang tersebut dan hidup pun jadi win-win solution deh
Tapi kalau kalian pikir ini jasa penyalur pembantu, tet tot.... kalian salah.. bisa jadi sih sebagiannya sebagai penyalur pembantu tapi bukan itu intinya... Coba tebak kira-kira bisnis apakah ini? Untuk bisa tahu, kalian perlu liat cluenya yaitu ada di :
-Judul
-Yang harus disiapkan
-Gambar
Wednesday, February 4, 2015
Ide Bisnis : EO yang Tak Pernah Terpikirkan Sebelumnya
Belasan tahun yang lalu, ketika saya baru mulai bekerja, saya mendapatkan ide ini. Ide ini sih nggak akan saya ungkapkan terus terang. Tapi apapun ide ini, ini bisa jadi kamu kembangkan jadi ide kreatif sendiri. Oke, akan mulai saya jelaskan.
Jadi, saya waktu itu adalah sebagai seorang administrasi di sebuah perusahaan yang bergerak di bidang kesehatan. Produk yang dijual adalah teh yang sehat, obat untuk kencing manis atau diabetes miletus (DM), dan semacamnya. Produk ini diproduksi dengan bahan alami. Untuk pengobatan DM, menggunakan buah mengkudu yang sudah diekstrak. Tehnya pun diproduksi sendiri dan bermanfaat bagi kesehatan. Ada pula untuk hipertensi. Kira-kira, itu sedikit latar belakang perusahaan tempat saya bekerja.
Di sana, saya seringkali mendapati kesulitan dalam menyesuaikan laporan dan kenyataan di lapangan. Karena bekerja sebagai administrasi yang menuntut kesamaan antara lapangan dan laporan, membuat saya harus terjun sendiri dan mengecek.
Seringkali, pencatatan yang tidak benar dari bagian gudang, menjadikan saya setiap bulan di tahun pertama saya bekerja harus datang dan lembur. Saya diharuskan 'bergaul' dengan barang-barang di gudang. Menyesuaikan data dan fakta merupakan pekerjaan yang membutuhkan banyak waktu.
Belum lagi, saya juga menemukan kesulitan dalam mengecek data-data yang lama, apalagi jika data-data itu sudah berada di gudang. Data-data tersebut ditumpuk begitu saja. Alhasil, semua kardus pada akhirnya harus dibongkar dan dirapikan kembali.
Anda bisa bayangkan, berapa banyak waktu yang harus dibuang untuk itu. Belum lagi, saya masih harus menyusun laporan dan memperbaiki kesalahan input yang sebelumnya.
Saya pun jadi mendapatkan ide ini. Ide yang tentu saja akan meringankan sekaligus membuat lega orang-orang yang berhubungan di dalamnya seperti saya sebagai admin, penjaga gudang, maupun sales yang menanyakan kuantitas barang.
Yang dibutuhkan untuk menjalankan bisnis ini adalah
-Orang yang teliti
-Kesediaan berada di tempat yang lembab, basah, dan mungkin sangat... sangat...sangat kotor
-Pencatatan yang rapi
-Komitmen kepada perusahaan tertentu
Anda sendiri bisa mengembangkan ide ini dan menjalankannya dengan lebih baik lagi. Menurut saya, ini akan menjadi bisnis yang akan sangat menguntungkan, baik bagi Anda yang melakukannya ataupun bagi perusahaan yang menyewa Anda.
Selamat berkarya
Jadi, saya waktu itu adalah sebagai seorang administrasi di sebuah perusahaan yang bergerak di bidang kesehatan. Produk yang dijual adalah teh yang sehat, obat untuk kencing manis atau diabetes miletus (DM), dan semacamnya. Produk ini diproduksi dengan bahan alami. Untuk pengobatan DM, menggunakan buah mengkudu yang sudah diekstrak. Tehnya pun diproduksi sendiri dan bermanfaat bagi kesehatan. Ada pula untuk hipertensi. Kira-kira, itu sedikit latar belakang perusahaan tempat saya bekerja.
Di sana, saya seringkali mendapati kesulitan dalam menyesuaikan laporan dan kenyataan di lapangan. Karena bekerja sebagai administrasi yang menuntut kesamaan antara lapangan dan laporan, membuat saya harus terjun sendiri dan mengecek.
Seringkali, pencatatan yang tidak benar dari bagian gudang, menjadikan saya setiap bulan di tahun pertama saya bekerja harus datang dan lembur. Saya diharuskan 'bergaul' dengan barang-barang di gudang. Menyesuaikan data dan fakta merupakan pekerjaan yang membutuhkan banyak waktu.
Belum lagi, saya juga menemukan kesulitan dalam mengecek data-data yang lama, apalagi jika data-data itu sudah berada di gudang. Data-data tersebut ditumpuk begitu saja. Alhasil, semua kardus pada akhirnya harus dibongkar dan dirapikan kembali.
Anda bisa bayangkan, berapa banyak waktu yang harus dibuang untuk itu. Belum lagi, saya masih harus menyusun laporan dan memperbaiki kesalahan input yang sebelumnya.
Saya pun jadi mendapatkan ide ini. Ide yang tentu saja akan meringankan sekaligus membuat lega orang-orang yang berhubungan di dalamnya seperti saya sebagai admin, penjaga gudang, maupun sales yang menanyakan kuantitas barang.
Yang dibutuhkan untuk menjalankan bisnis ini adalah
-Orang yang teliti
-Kesediaan berada di tempat yang lembab, basah, dan mungkin sangat... sangat...sangat kotor
-Pencatatan yang rapi
-Komitmen kepada perusahaan tertentu
Anda sendiri bisa mengembangkan ide ini dan menjalankannya dengan lebih baik lagi. Menurut saya, ini akan menjadi bisnis yang akan sangat menguntungkan, baik bagi Anda yang melakukannya ataupun bagi perusahaan yang menyewa Anda.
Selamat berkarya
![]() |
| Ini clue dalam bentuk gambar... |
Thursday, January 29, 2015
Film Review : Anne Frank's Point of View
Dear Kitty,
Aku udah selesai nonton Anne Frank, film yang panjangnya 3 jam. Awalnya, aku nonton dulu dokumenternya. Awal ceritanya sih Anne Frank benar-benar terlihat gadis berusia 15 tahun yang sedang mencari cinta dan jati diri.
Dia menikmati hidup dan sangat manja sama sang ayah. Bahkan dia sempat merasakan cinta monyet. Namun, perang mengubah hidupnya meskipun tidak pandangan hidupnya. Anne Frank tetaplah seorang remaja yang berhati baik.
Anne Frank bercerita tentang cita-cita yang ingin diraih, menjadi seorang penulis. Anne Frank merupakan seorang anak remaja biasa yang bermimpi akan masa depan yang indah. Namun semua yang ingin dia capai, tidak bisa diwujudkan.
Mereka hidup dalam ketakutan akan ditangkap. Mereka hidup dalam kecemasan dan menunggu kapankah akan berakhir.Namun sayangnya, Anne Frank tak bisa bertahan hingga akhir. Diduga dia meninggal beberapa hari kemudian setelah saudaranya Margot meninggal. Diduga dia meninggal akibat penyakit yang menyerangnya.
Meskipun akhirnya dia meninggal di usia belasan tanpa pernah sekalipun menerbitkan bukunya. Tapi buku hariannya kini menjadi sebuah buku yang disorot banyak orang yang tertarik pada Perang Dunia II. Namanya bahkan diabadikan pada salah satu gedung.
Kita ga tahu apakah yang kita buat dalam hidup ini kadang memberi dampak atau nggak. Tapi kalau kita selalu memberikan yang terbaik, maka kita berharap bahwa kita dapat berguna bagi orang lain, terutama bagikan kasih pada orang-orang di sekeliling kita.
Wednesday, January 28, 2015
Betapa Susahnya 'Prosedur' di Negara Timur Untuk Dapatkan Pasangan
Central Park
Sabtu
17 Januari 2015
Sore itu entah kenapa aku pengen banget ketemu dan kongkow dengan temen-temenku. Akhirnya aku ke group dan ajakin janjian. Tp ternyata hanya ada 2 org yg bisa, Dian dan Philip.
Jam 6.15 sore aku ke konter tempat Philip kerja, dia bagian marketing di Soho. Sambil nunggu Dian dateng, aku ngitarin stand-stand deket situ. Waktu Philip BBM klo Dian udah dtg, aku pun lsg ke standnya Philip lagi.
Sebenernya waktu itu aku liat Philip capek banget, di bawah matanya item banget dan muka pucat. Tp aku pkr karena dia putih makanya emang gitu kali, pikirku
Baru nanya-nanya mau makan dimana, ada org yg pengen nanya-nanya tentang Soho. Akhirnya aku dan Dian ke ATM dl. Kata Dian sih, Philip pengen makan Sushi Tei. Jadi aku BBM Philip nyusul kami di sana. Ga taunya antrian sampe 24. Wew, kami jadi pindah ke Ta Wan yg antriannya cm 6.
Selama ngantri itulah, kami cerita ngalor ngidul. Dian cerita ttg saudaranya yg ditentang keluarga untuk pacaran dg cowo tertentu. Dari situ Philip kemudian me-list data-data yg perlu orang Timur lakukan agar bisa jadi suami istri. Aku ga ingat persis sih tp inilah kurang lebih datanya :
1. Tahap mencari
2. Tahap kenalan
3. Liat apakah ada chemistry
4. Liat apakah dia sesuai tipe
5. Pdkt
6. Keluarga harus setuju lebih dahulu karena keluarga masih pengaruhnya gede
7. Pacaran
8. Saling mengenal
9. Menentukan tanggal pernikahn
10. Urusan nikah, keluarga jg hrs dilibatkan karena begitulah adat Timur
11. Jadi suami istri pun kadang keluarga jd faktor yg menentukan kelanggengan
Intinya klo mau jadi suami istri prosesnya panjang jg. Jd salut sama yg udah merit :) Emang listnya terasa sedikit konyol ya tapi begitulah budaya Timur, beda banget dengan Barat yg serba gampang, malah mungkin terlalu gampang. Tp mgk inilah juga penyebab mengapa aku blm merit2 yak #justasking #justthought
Kalau diingat-ingat lagi, aku miris sendiri. Andai waktu itu kami ke Sushi Tei yg lagi Philip idamkan, mungkin aku bisa merasa sedikit lega.
Mirisnya lagi, Philip ga akan merasakan jalur panjang yg dia list untuk bisa jadi seorang suami karena dia sendiri sudah ga ada di dunia ini
Jadi 9 hari setelah kami ketemu, dia masuk icu karena demam berdarah stadium 4. Dua hari setelahnya, dia dipanggil Bapa pulang.
Kehidupan manusia begitu singkat ya. Aku ingat pertama kali ketemu dia, kami karaoke bareng. Pulangnya, dia yg harusnya pulang ke arah berlawanan, mau nganterin aku sampe ke depan gerbang yg menuju transjakarta. Aku minta sama Tuhan untuk melakukan mujizatNya tapi yg Dia lakukan malah memanggilnya pulang.
Aku ga tau gimana perasaan mama papanya saat ini. Tadi pagi ketika melihat anak mereka sudah tak ada lagi nafasnya. Gimana bisa? Tapi aku berdoa semoga Tuhan berikan mereka kekuatan dan tetap bersandar sama Tuhan. Anak mereka udah sama Tuhan di surga dan suatu hari lagi mereka akan berkumpul. Ga ada lagi dukacita, hanya sukacita semata, sakit penyakit pun lenyap. Mungkin aku jg bisa denger list-list unik lainnya yg dibuat Philip.
Tribute to my friend
Philip Kristanto
1983-2015
Sabtu
17 Januari 2015
Sore itu entah kenapa aku pengen banget ketemu dan kongkow dengan temen-temenku. Akhirnya aku ke group dan ajakin janjian. Tp ternyata hanya ada 2 org yg bisa, Dian dan Philip.
Jam 6.15 sore aku ke konter tempat Philip kerja, dia bagian marketing di Soho. Sambil nunggu Dian dateng, aku ngitarin stand-stand deket situ. Waktu Philip BBM klo Dian udah dtg, aku pun lsg ke standnya Philip lagi.
Sebenernya waktu itu aku liat Philip capek banget, di bawah matanya item banget dan muka pucat. Tp aku pkr karena dia putih makanya emang gitu kali, pikirku
Baru nanya-nanya mau makan dimana, ada org yg pengen nanya-nanya tentang Soho. Akhirnya aku dan Dian ke ATM dl. Kata Dian sih, Philip pengen makan Sushi Tei. Jadi aku BBM Philip nyusul kami di sana. Ga taunya antrian sampe 24. Wew, kami jadi pindah ke Ta Wan yg antriannya cm 6.
Selama ngantri itulah, kami cerita ngalor ngidul. Dian cerita ttg saudaranya yg ditentang keluarga untuk pacaran dg cowo tertentu. Dari situ Philip kemudian me-list data-data yg perlu orang Timur lakukan agar bisa jadi suami istri. Aku ga ingat persis sih tp inilah kurang lebih datanya :
1. Tahap mencari
2. Tahap kenalan
3. Liat apakah ada chemistry
4. Liat apakah dia sesuai tipe
5. Pdkt
6. Keluarga harus setuju lebih dahulu karena keluarga masih pengaruhnya gede
7. Pacaran
8. Saling mengenal
9. Menentukan tanggal pernikahn
10. Urusan nikah, keluarga jg hrs dilibatkan karena begitulah adat Timur
11. Jadi suami istri pun kadang keluarga jd faktor yg menentukan kelanggengan
Intinya klo mau jadi suami istri prosesnya panjang jg. Jd salut sama yg udah merit :) Emang listnya terasa sedikit konyol ya tapi begitulah budaya Timur, beda banget dengan Barat yg serba gampang, malah mungkin terlalu gampang. Tp mgk inilah juga penyebab mengapa aku blm merit2 yak #justasking #justthought
Kalau diingat-ingat lagi, aku miris sendiri. Andai waktu itu kami ke Sushi Tei yg lagi Philip idamkan, mungkin aku bisa merasa sedikit lega.
Mirisnya lagi, Philip ga akan merasakan jalur panjang yg dia list untuk bisa jadi seorang suami karena dia sendiri sudah ga ada di dunia ini
Jadi 9 hari setelah kami ketemu, dia masuk icu karena demam berdarah stadium 4. Dua hari setelahnya, dia dipanggil Bapa pulang.
Kehidupan manusia begitu singkat ya. Aku ingat pertama kali ketemu dia, kami karaoke bareng. Pulangnya, dia yg harusnya pulang ke arah berlawanan, mau nganterin aku sampe ke depan gerbang yg menuju transjakarta. Aku minta sama Tuhan untuk melakukan mujizatNya tapi yg Dia lakukan malah memanggilnya pulang.
Aku ga tau gimana perasaan mama papanya saat ini. Tadi pagi ketika melihat anak mereka sudah tak ada lagi nafasnya. Gimana bisa? Tapi aku berdoa semoga Tuhan berikan mereka kekuatan dan tetap bersandar sama Tuhan. Anak mereka udah sama Tuhan di surga dan suatu hari lagi mereka akan berkumpul. Ga ada lagi dukacita, hanya sukacita semata, sakit penyakit pun lenyap. Mungkin aku jg bisa denger list-list unik lainnya yg dibuat Philip.
Tribute to my friend
Philip Kristanto
1983-2015
Thursday, January 22, 2015
Tuhan Peduli Bahkan Sampai Urusan Terkecil Sekalipun
Beberapa waktu yang lalu mama dan ipar (cewek) saya datang. All the girls shout "Wahoooo"
Mereka bawa 'persenjataan' yang lengkap, biasa untuk keperluan sehari-hari mereka. Gincu dan bedak itu pasti. Hairdryer, sisir (bahkan berbagai jenis sesuai keperluan) dan juga pernak-pernik lainnya. Ngeliat mereka, saya jadi miris sama diri saya sendiri. Soalnya saya ini cewek tulen tapi ga kayak cewek. Apa maksudnya coba?
Gini nih, saya lebih perjelas lagi. Saya punya rambut yang panjang, yang tentunya memerlukan sisir bukan? Tapi terus terang, jangan tanya saya mengapa cewek punya banyak sisir, karena saya hanya punya satu. Itupun sisir yang udah jelek. Ga percaya? Ini nih gambarnya :
Liat di ujung gagangnya, udah putus kan? Itu harusnya ada cermin. Kalau dipikir-pikir saya beli sisir ini sekitar 5 tahun yang lalu. Dan sekarang masih dipake? WHatta!!
Terus napa sih dengan sisir ini? Kayaknya penting banget...
Ya terus terang emang penting sih, karena saya mau bicara tentang apa yang saya syukuri dalam hidup
Nah jadi, di dalam hati saya timbul niat pengen punya sisir baru. Soalnya ngeliat mama dan ipar saya itu. Wkwkwkwk
Beberapa hari setelah itu, saya ga mikirin tuh mau beli sisir. Akhirnya, saya ikut acara games di gereja gitu, untuk para sukarelawan dan sukarelawati di sana. Saya tanding basket ceritanya dengan pastor saya. Saya sih berharap bisa menang dan entah mengapa saat itu perasaan saya udah seneng aja. Akhirnya saya menang tipis, hanya 57-56. Saya menang 1 angka doang tapi yang penting menang kan?
Tau ga kalian apa yang saya dapatkan? Percaya atau tidak, saya mendapatkan sisir, persis seperti yang saya inginkan. Terus ada bonusnya lagi. Ini nih sisir baru saya :
Akhirnya saya punya sisir....HOREEEEEE.... Akhirnya saya merasa kayak cewek lainnya juga wkwkkwkw. Nah yang bonusnya itu adalah : sisir ini ada ionnya. Liat kan warna ijo yang menyala itu, itu artinya ionnya lagi dikeluarkan.
Menurut kotaknya sih, kalo lagi nyala gitu, rambut saya bisa rapi. Maklum, saya punya banyak anak rambut dan kesannya sering berantakan. Sisir ini menjawab permasalahan saya yang begitu jelimet soal rambut kwkwkwk
Udah saya coba sih, tapi anak rambut saya masih sering keluar, mungkin karena sayang jadi jarang dipake ya, wkkwkwk. Tapi ya aku merasa seneng banget. Untuk urusan yang kecil seperti ini pun Tuhan kasih aku dan peduli. Aku punya Tuhan yang hebat BUANGETT
Rasanya bangga banget kalo ngelihat perbandingan sisir gue yang dulu dan sekarang. Sisir yang dulu masih ada sih, belum dibuang juga. Tapi itulah, apa yang tidak pernah kita pikirkan, itu yang Tuhan sediakan. Mana pernah gue mikirin bakalan dapat sisir di gereja? Tapi toh, ada aja jalannya. Maacih ya God
Mereka bawa 'persenjataan' yang lengkap, biasa untuk keperluan sehari-hari mereka. Gincu dan bedak itu pasti. Hairdryer, sisir (bahkan berbagai jenis sesuai keperluan) dan juga pernak-pernik lainnya. Ngeliat mereka, saya jadi miris sama diri saya sendiri. Soalnya saya ini cewek tulen tapi ga kayak cewek. Apa maksudnya coba?
Gini nih, saya lebih perjelas lagi. Saya punya rambut yang panjang, yang tentunya memerlukan sisir bukan? Tapi terus terang, jangan tanya saya mengapa cewek punya banyak sisir, karena saya hanya punya satu. Itupun sisir yang udah jelek. Ga percaya? Ini nih gambarnya :
Liat di ujung gagangnya, udah putus kan? Itu harusnya ada cermin. Kalau dipikir-pikir saya beli sisir ini sekitar 5 tahun yang lalu. Dan sekarang masih dipake? WHatta!!
Terus napa sih dengan sisir ini? Kayaknya penting banget...
Ya terus terang emang penting sih, karena saya mau bicara tentang apa yang saya syukuri dalam hidup
Nah jadi, di dalam hati saya timbul niat pengen punya sisir baru. Soalnya ngeliat mama dan ipar saya itu. Wkwkwkwk
Beberapa hari setelah itu, saya ga mikirin tuh mau beli sisir. Akhirnya, saya ikut acara games di gereja gitu, untuk para sukarelawan dan sukarelawati di sana. Saya tanding basket ceritanya dengan pastor saya. Saya sih berharap bisa menang dan entah mengapa saat itu perasaan saya udah seneng aja. Akhirnya saya menang tipis, hanya 57-56. Saya menang 1 angka doang tapi yang penting menang kan?
Tau ga kalian apa yang saya dapatkan? Percaya atau tidak, saya mendapatkan sisir, persis seperti yang saya inginkan. Terus ada bonusnya lagi. Ini nih sisir baru saya :
Akhirnya saya punya sisir....HOREEEEEE.... Akhirnya saya merasa kayak cewek lainnya juga wkwkkwkw. Nah yang bonusnya itu adalah : sisir ini ada ionnya. Liat kan warna ijo yang menyala itu, itu artinya ionnya lagi dikeluarkan.
Menurut kotaknya sih, kalo lagi nyala gitu, rambut saya bisa rapi. Maklum, saya punya banyak anak rambut dan kesannya sering berantakan. Sisir ini menjawab permasalahan saya yang begitu jelimet soal rambut kwkwkwk
Udah saya coba sih, tapi anak rambut saya masih sering keluar, mungkin karena sayang jadi jarang dipake ya, wkkwkwk. Tapi ya aku merasa seneng banget. Untuk urusan yang kecil seperti ini pun Tuhan kasih aku dan peduli. Aku punya Tuhan yang hebat BUANGETT
Rasanya bangga banget kalo ngelihat perbandingan sisir gue yang dulu dan sekarang. Sisir yang dulu masih ada sih, belum dibuang juga. Tapi itulah, apa yang tidak pernah kita pikirkan, itu yang Tuhan sediakan. Mana pernah gue mikirin bakalan dapat sisir di gereja? Tapi toh, ada aja jalannya. Maacih ya God
Monday, January 12, 2015
Dalam Mengambil Sebuah Keputusan
Sewaktu saya ke Bangka bersama mama dan papa saya, saya bertemu dengan cowok ini. Dalam pandangan saya yang pertama kali saat bertemu dia adalah : cakep, tinggi, ramah. Orangnya tampak menutup diri.
Baru beberapa hari yang lalu, saya mendengar kelanjutan hidupnya. Yang mengejutkan adalah DIA MEMUTUSKAN UNTUK GANTUNG DIRI.
Hal ini membuat saya syok, karena saya belum pernah bertemu dengan orang yang kemudian gantung diri.
Dia memutuskan bahwa hidupnya sudah tak lagi bahagia, dia tak bisa lagi bertahan.
Mama saya kemudian bercerita bahwa awalnya dia punya kehidupan yang bahagia. Dia punya istri yang cantik dan satu anak yang dia sayangi. Namun, suatu hari dia ke Jakarta dan kemudian dia MEMUTUSKAN untuk berselingkuh dengan wanita lainnya.
Ketika istrinya mendengar hal ini, istrinya kemudian berpisah darinya. Istrinya pun memutuskan untuk pindah rumah membawa sang anak. Sejak saat itu, dia menyadari bahwa dia menyesal. Tapi penyesalan memang tak pernah datang di awal.
Dia berusaha untuk bangkit. Dia mencoba mendekati istrinya kembali, seringkali melalui anaknya. Namun istrinya nampaknya sangat sakit hati dan tetap tidak mau kembali padanya. Belakangan kemudian, dia mencoba mengalihkan perhatiannya pada wanita lain. Namun, nampaknya hatinya tetap milik sang istri.
Di tengah keputusasaan, dia gantung diri.
Di tengah masalahnya, dia menyerah
Di tengah kehidupannya, dia memutuskan hidupnya
Di dalam mengambil sebuah keputusan, selalu ada konsekuensi yang harus kita tanggung. Dalam mengambil sebuah keputusan, kita harus benar-benar mempertimbangkannya matang-matang. Keputusan itu bisa menentukan masa depan kita.
Apalah gunanya memutuskan sesuatu jika pada akhirnya kita tak menerima manfaatnya? Yang ada malah sakit hati. Terlebih lagi, buat apa memutuskan sesuatu jika pada akhirnya kita tidak bisa memberi dampak bagi orang lain.
Dalam memutuskan sesuatu pertimbangkan :
-Apakah itu bermanfaat bagi kita?
-Apakah itu bermanfaat bagi orang lain?
Kiranya Tuhan memberikan kita semua hikmat agar dapat mengambil keputusan yang tepat sehingga keputusan yang satu dapat bermanfaat dan kita dapat mengambil keputusan lain yang juga lebih bermanfaat.
Monday, December 29, 2014
Saringan Kehidupan Dalam Hubungan
Aku sebagai manusia pasti punya kelurangan, itu pasti. Begitu juga setiap manusia lainnya. Kadang kala, kita bisa saja bergesekan. Besi menajamkan besi, manusia menajamkan sesamanya. Itu jg terjadi di dalam kehidupanku.
Ketika ada masalah yg terjadi, tentu ada rasa tidak suka dan perselisihan pun tak dapat dihindari. Namun pada akhirnya, kita pun belajar sesuatu bukan? Setidaknya kita jadi tahu bahwa si A ini ga bisa diginiin, atau si B orangnya kaku.
Pertanyaan selanjutnya adalah : apa yang harus kita lakukan pada hubungan tersebut? Aku sendiri akan selalu ngomong langsung pada orangnya. Lebih baik sih saat emosi sudah dingin.
Biasanya ada salah satu hal yg pasti terjadi di antara 2 hal ini yaitu :
1. Hubunganmu bisa tambah erat
2. Hubunganmu akan tambah renggang
Yang mana hasilnya? Ditentukan oleh salah satu pihak yg berselisih tersebut. Hal ini berlaku untuk semua hubungan. Cuma saya perlu mengingatkan kalau hubungan suami istri meskipun bisa merenggang, jangan sampai bercerai ya. Karena kalian adalah satu. Rekonsiliasi sangat diperlukan saat merenggang seperti itu.
Beda ceritanya kalau pertemanan. Terkadang ada temen yg dulunya deket banget, sekarang langsung menjauh. Kita tidak bisa berbuat apa-apa. Mungkin dia tidak bisa menerima kekurangan kita. Kalau hal ini yg terjadi pada pertemananmu, ambil positifnya aja.
BERARTI TEMAN-TEMAN DI SEKELILING KITA ADALAH TEMAN-TEMAN YG MAU MENERIMA KITA APA ADANYA, TERMASUK KEKURANGAN KITA.
Setidaknya, dia masih bisa mengatasi kekurangan kita. Teman-teman seperti inilah yg kita perlukan di dalam hidup kita. Jadi jika kita kehilangan 1 teman karena kekurangan kita, ingatlah bahwa dia berarti bukanlah teman buat kita karena tak dapat menerima kita apa adanya.
Bagaimana kalau berselisih dengan keluarga? Ingatlah bahwa ikatan darah lebih kuat dari apapun. Meskipun tanpa hubungan darah sekalipun, tapi karena mereka sudah kita panggil sebagai ibu, ayah, kakak, ataupun adik, berarti mereka adalah keluarga kita. Keluarga yg ada bersama kita selama ini. Rekonsiliasilah dengan mereka. Mungkin butuh waktu, ada yg puluhan tahun malah, tapi demi kedamaian hidup kita pribadi, rekonsiliasi sangat diperlukan.
Akhir kata, saya mau kembali mengingatkan bahwa kita semua adalah orang yang tak sempurna. Jadi ketika perselisihan itu terjadi, sadarilah bahwa hal itu akibat dari kekurangan kedua belah pihak. Bukan salah satunya aja. Jadi jangan cepat menghakimi seseorang. Jika saja, salah satunya punya kelebihan, maka perselisihan tak mungkin terjadi. Jika kamu yang mengalah, apakah rugimu? Bukankah kita sedang mempraktekkan kasih? Apalagi kepada seseorang yg harusnya kita kasihi seperti diri kita sendiri
Ingatlah, jika teman yang satu pergi, itu kehendaknya
Tapi kita perlu memperbaiki diri kita
Agar teman yang tinggal mendapatkan manfaatnya
Kita pun jadi berkat buat sekeliling kita
Subscribe to:
Posts (Atom)







