Monday, December 29, 2014

Saringan Kehidupan Dalam Hubungan


Aku sebagai manusia pasti punya kelurangan, itu pasti. Begitu juga setiap manusia lainnya. Kadang kala, kita bisa saja bergesekan. Besi menajamkan besi, manusia menajamkan sesamanya. Itu jg terjadi di dalam kehidupanku.

Ketika ada masalah yg terjadi, tentu ada rasa tidak suka dan perselisihan pun tak dapat dihindari. Namun pada akhirnya, kita pun belajar sesuatu bukan? Setidaknya kita jadi tahu bahwa si A ini ga bisa diginiin, atau si B orangnya kaku.

Pertanyaan selanjutnya adalah : apa yang harus kita lakukan pada hubungan tersebut? Aku sendiri akan selalu ngomong langsung pada orangnya. Lebih baik sih saat emosi sudah dingin.
Biasanya ada salah satu hal yg pasti terjadi di antara 2 hal ini yaitu :
1. Hubunganmu bisa tambah erat
2. Hubunganmu akan tambah renggang

Yang mana hasilnya? Ditentukan oleh salah satu pihak yg berselisih tersebut. Hal ini berlaku untuk semua hubungan. Cuma saya perlu mengingatkan kalau hubungan suami istri meskipun bisa merenggang, jangan sampai bercerai ya. Karena kalian adalah satu. Rekonsiliasi sangat diperlukan saat merenggang seperti itu.

Beda ceritanya kalau pertemanan. Terkadang ada temen yg dulunya deket banget, sekarang langsung menjauh. Kita tidak bisa berbuat apa-apa. Mungkin dia tidak bisa menerima kekurangan kita. Kalau hal ini yg terjadi pada pertemananmu, ambil positifnya aja.

BERARTI TEMAN-TEMAN DI SEKELILING KITA ADALAH TEMAN-TEMAN YG MAU MENERIMA KITA APA ADANYA, TERMASUK KEKURANGAN KITA.

Setidaknya, dia masih bisa mengatasi kekurangan kita. Teman-teman seperti inilah yg kita perlukan di dalam hidup kita. Jadi jika kita kehilangan 1 teman karena kekurangan kita, ingatlah bahwa dia berarti bukanlah teman buat kita karena tak dapat menerima kita apa adanya.

Bagaimana kalau berselisih dengan keluarga? Ingatlah bahwa ikatan darah lebih kuat dari apapun. Meskipun tanpa hubungan darah sekalipun, tapi karena mereka sudah kita panggil sebagai ibu, ayah, kakak, ataupun adik, berarti mereka adalah keluarga kita. Keluarga yg ada bersama kita selama ini. Rekonsiliasilah dengan mereka. Mungkin butuh waktu, ada yg puluhan tahun malah, tapi demi kedamaian hidup kita pribadi, rekonsiliasi sangat diperlukan.

Akhir kata, saya mau kembali mengingatkan bahwa kita semua adalah orang yang tak sempurna. Jadi ketika perselisihan itu terjadi, sadarilah bahwa hal itu akibat dari kekurangan kedua belah pihak. Bukan salah satunya aja. Jadi jangan cepat menghakimi seseorang. Jika saja, salah satunya punya kelebihan, maka perselisihan tak mungkin terjadi. Jika kamu yang mengalah, apakah rugimu? Bukankah kita sedang mempraktekkan kasih? Apalagi kepada seseorang yg harusnya kita kasihi seperti diri kita sendiri

Ingatlah, jika teman yang satu pergi, itu kehendaknya
Tapi kita perlu memperbaiki diri kita
Agar teman yang tinggal mendapatkan manfaatnya
Kita pun jadi berkat buat sekeliling kita